Home » , , , » Kisah Presiden SBY, Dari Lembah Tidar Hingga Negeri Paman Sam

Kisah Presiden SBY, Dari Lembah Tidar Hingga Negeri Paman Sam

Written By Rivo Kumaseh on Saturday, April 20, 2013 | 3:29 AM


chaonechoan.blogspot.com : Koleksi Foto Nostalgia Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
Kisah Presiden SBY, Dari Lembah Tidar Hingga Negeri Paman Sam - Susilo Bambang Yudhoyono adalah sosok yang suka meningkatkan kualitas dan kemampuan diri. Tak hanya di dunia militer, wawasannya juga terasah di pelbagai bidang keilmuan.


Keinginan dan cita-cita SBY untuk menjadi tentara sejak kecil kian menggebu-gebu sejak lulus bangku SMA. Profil tentara dengan pakaian seragam tempur lengkap dengan topi baja, begitu membekas dalam benak SBY. Selain itu, figur sang ayah yang berpangkat pembantu letnan satu menjadi inspirasi baginya.

Apalagi setelah ia mengethaui adanya Akademi Militer Nasional (AMN), ketika bersama sang ayah dan keluarga mengadakan perjalanan wisata ke Lembah Tidar di Magelang, Jawa Tengah. Waktu itu, SBY masih berada dibangku kelas Lima Sekolah Dasar Gajahmada.

Kenangan manis di masa kecilnya terwujud begitu ia dinyatakan lulus ujian masuk AMN yang sudah berganti nama menjadi AKABRI (Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia). Inilah kampus yang telah melahirkan jenderal-jenderal dalam Tentara Nasional Indonesia (TNI). Ke tempat inilah SBY melangkahkan kaki, berusaha merajut masa depan yang cerah.

Dalam catatan sejarah, lembaga pendidikan ini telah melahirkan banyak jenderal dari bintang satu hingga bintang empat. Mereka adalah putra putri terbaik TNI, yakni Jenderal Edi Sudradjat (1960), Jenderal Faisal Tanjung (1961), Jenderal R. Hartono (1962), Jenderal Wismoyo Arismunandar (1963), Jenderal Wiranto (1968), Jenderal Agum Gumelar (1968), Jenderal Subagyo Hadisiswoyo (1970), Jenderal Tyasno Sudarto (1970), Jeneral Fachrul Razi (1970), Jenderal Luhut Panjaitan (1970), Jenderal Endriartono Sutarto (1971), Jenderal Susilo Bambang Yudhoyono (1973), dan Jenderal Ryamizard Ryacudu (1974).

Sebetulnya, SBY terlambat satu tahun untuk mendaftarkan diri mengikuti pendidikan Militer. Keterlambatannya ini lebih disebabkan kendala geografis, dan kendala informasi. Lagipula, transportasi antara Pacitan dengan kota-kota di sekitarnya memang sangat sulit. Ketika itu, ia mengira pendaftaran baru dibuka setelah lulus ujian SMA. Nyatanya pendaftaran itu dibuka menjelang berakhirnyaujian akhir kelas tiga SMA. Itulah sebabnya, SBY harus menunggu pendaftaran di akhir 1969.
chaonechoan.blogspot.com : Koleksi Foto Nostalgia Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
Anak-anak muda yang siap membaktikan diri di jajaran TNI dan POLRI 

Untuk mengisi hari-hari yang panjang di tahun penantian, ia sempat mengikuti pendidikan di Fakultas Teknik Mesin Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS). Namun, ia hanya mengikuti tahapan orientasi kampus. SBY lebih memilih masuk PG-SLP di Magelang. Di sama ia dapat mempersiapkan fisik mental dan intelaktualnya, agar bisa lulus ujian penyaringan AKABRI tingkat Jawa Timur mapun tingkat Pusat di Bandung.

Menjelang akhir 1969, ketika pendaftaran AKABRI  kembali dibuka, SBY mendaftarkan diri dari Malang. Dalam tes pertama di Magelang, ia dinyatakan lulus. Ia berhak mengikuti tes lanjutan di Bandung. Ternyata ia pun lulus hingga dikirim ke Magelang untuk mengikuti pendidikan yang akan dimulai pada awal 1970.

chaonechoan.blogspot.com : Koleksi Foto Nostalgia Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
Menjalani Masa Perpeloncoan (Viracharya) Sebagai Taruna Baru
(Tahun 1970)

Setelah tiga bulan menjalani pendidikan basis militer tanpa hambatan berarti, SBY dilantik menjadi taruna AKABRI dengan pangkat Prajurit Taruna (Pratar) dan kopral taruna. Dengan elantikan menjadi pratar, SBY dan teman-temannya secara resmi telah menjadi anggota militer.

Hari-hari terakhir di Lembah Tidar yang penuh dengan kegiatan belajar, dan berlatih, dapat dilalui dengan penuh gembira. Baginya, masa-masa berada di Magelang merupakan turning point dalam kehidupan pribadinya. Mesiki hidup dalam suasana serba ketat, keras, dan penuh disiplin, ia tidak merasakan sebagai hambatan.

Selama Pendidikan, SBY aktif mengikuti berbagai kegaitan yang diadakan AKABRI Daras. Salah satu aktivitas yang sempat digelutinya adalah menjadi anggota Drumband AKABRI Darat, Cantalokananta.

chaonechoan.blogspot.com : Koleksi Foto Nostalgia Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
Sesi Latihan Tempur


Selama belajar di AKBRI Darat, prestasi SBY tergolong menonjol dibandingkan dengan teman-teman seangkatannya. Berbagai penghargaan mulai dari penghargaan untuk bidang kepribadian, intelektual hingga penghargaan bidang fisik ia raih pada setiap tingkatan yang dilaluinya.

Dalam kurun waktu empat tahun itu, ia mendapat tujuh bintang penghargaan, sebuah prestasi yang belum pernah dimiliki teruna lainnya. Bahkan pada puncaknnya, ia menerima penghargaan Adhi Makayasa dari Presiden Soeharto saat pelantikan Perwira di Surabaya pada tahun 1973.

chaonechoan.blogspot.com : Koleksi Foto Nostalgia Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
Rileks dan Bergaya saat jeda latihan di Lembah Tidar, Magelang

Bintang Adhi Makayasa hanya diberikan kepada teruna yang mengakhiri masa pendidikan di AKABRI dengan predikat terbaik diangatannya. Terbaik dalam segala hal, mulai dari kepribadian, fisik, mental dan akademis. Bisa dipastikan, pemegang bintang itu adalah lulusan dengan predikat Summa Cumlaude. The Star Was Born. Long Live the Star.

Yang sangat mengagumkan kelak putra sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono, juga keluar sebagai lulusan terbaik tahun 2000, dan meraih Bintang Adhi Makayasa. Like FatherLike Son.
chaonechoan.blogspot.com : Koleksi Foto Nostalgia Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 
Beberapa bulan setelah menyandang Pangkat Letda, SBY terpilih mengikuti pendidikan di pusat pendidikan militer ternama Angkatan Darat Amerika Serikat, Rangers School dan Air bone School di Frot Benning. Pilihan terhadapnya untuk mengikuti pendidikan itu sekaligus mengisyaratkan bahwa ia merupakan salah satu perwira yang punya masa depan.

Ketiga bertugas di Mabes TNI-AD, SBY kembali mendapat kesempatan sekolah ke Amerika Serikat. Dari tahun 1982 hingga 1983, ia tinggal di AS mengikuti kursus Infrantry Officer advance cource sekaligus praktek kerja di Divisi 82 Lintas Udara Angkatan Darat AS. Dalam periode bersamaan, SBY juga mengikuti pendidikan lintas udara di Airborne School. Kesempatan ini baginya untuk memperdalam metode pendidikan dan pelatihan, taktik dan doktrin kelintasudaraan, untuk kelak dipadukan dengan doktrin Linud TNI yang relatif baru berkembang.

Ia juga berkesempatan emngikuti latihan penerjunan Jungle Warfar di Panama. Merka terbang selama sembilan jam dari daratan America Serikat sebelum diterjunkan ke Panama. Tak lama setelah mengikuti Jungle Warfare di Panama, SBY dipanggla Komandan Pusat Infanteri (PUSIF) Brigjen Faisal Tanjung untuk membicarakan persiapan kedatangan persenjataan anti tank buatan Belgia Jerman. Saat itu, ia menjabat sebagai instruktur militer di Pusif.

chaonechoan.blogspot.com : Koleksi Foto Nostalgia Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
SBY saat mengikuti latihan Jungle Warfare di Panama
Pergulatan pemikiran SBY dengan dunia wacana peran militer di dunia ketiga semakin intensif, ketika ia memperoleh kesempatan mengikuti US Army Command and General Staff College (CGSC) di Fort Leavenworth pada tahun 1990. Kepercayaan dirinya bertambah ketika memasuki lembaga pendidikan ini. Selama berada di US Army CGSC, ia menyempatkan diri meraih jenjang Master Degree dalam Ilmu Manajemen di Universitas Webster.

SBY menginjakkan kakinya kembali di daratan Eropa 10 tahun kemudian, ketika ia dipercaya memimpin misi perdamaian di Bosnia Herzegovina. Kali ini sebagai Chief Military Observer Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB taun 1995-1996, membawahi ratusan perwira multnegara. Saat itulah ia berhasil meraih pangkat Brigadir Jenderal. Kariernya pun terus meroket.

Sumber : Mini Biografi SBY
oleh : Usamah Hisyam, dkk.
Share this article :

2 comments:

 
Support : All You Like | Renungan Hari Ini | Mas Template
Copyright © 2011. Chaonechoan Blog - Cerita, Sejarah dan Legenda - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger