Home » , , , » Margaret Thatcher Meninggal | Kisah Wanita Berjuluk "Wanita Besi" (Iron Lady)

Margaret Thatcher Meninggal | Kisah Wanita Berjuluk "Wanita Besi" (Iron Lady)

Written By Rivo Kumaseh on Monday, April 8, 2013 | 7:45 AM


TEMPO.CO, Jakarta -Mantan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher meninggal pada Senin, 8 April 2013. Perempuan berjuluk Iron Lady ini meninggal akibat stroke pada usia 87 tahun.

"Ini adalah kesedihan mendalam bahwa Mark dan Carol Thatcher mengumumkan ibunda mereka Baroness Thatcher meninggal dengan tenang akibat stroke pagi ini," kata juru bicara keluarga, Lord Bell, sebagaimana dilansir situs New York Times, Senin, 8 April 2013.

Kesehatan Thatcher memang memburuk sejak beberapa bulan belakangan. Perempuan bernama asli Margaret Hilda Thatcher ini menjabat Perdana Menteri Inggris selama 11 tahun dari tahun 1979-1990. Dia berasal dari Partai Konservatif yang mengubah cara berpikir tentang kehidupan ekonomi dan politik Inggris, dan membuka jalan bagi kepemilikan privat yang lebih luas.

Thatcher juga menjadi pemimpin Inggris saat negara tersebut terlibat perang dengan Argentina pada 1982. Perang tersebut disebabkan perebutan pulau Falklands atau Malvinas.



Margaret Thatcher lahir dengan nama Margaret Roberts di Grantham, Lincolnshire, pada tanggal 13 Oktober 1925. Ayahnya bernama Alfred Roberts, yang berasal dari Northamptonshire, dan ibunya bernama Beatrice Ethel (née Stephenson) dari Lincolnshire. Ia menghabiskan masa kecilnya di Grantham, tempat ayahnya memiliki dua toko kelontong. Roberts dan kakaknya Muriel dibesarkan di sebuah flat yang terletak di dekat rel kereta api. Ayahnya aktif dalam politik lokal dan di gereja Methodist, menjabat sebagai anggota dewan kota dan seorang pengkhotbah di gereja setempat. Ia membesarkan putri-putrinya sebagai Methodist yang taat. Ayah Thatcher sebenarnya berasal dari keluarga Liberal, namun ia memutuskan untuk menganut paham independen. Ia adalah Walikota Grantham pada tahun 1945-1946 dan kehilangan posisinya sebagai anggota dewan pada 1952 setelah Partai Buruh memenangkan suara mayoritas di Dewan Kota Grantham pada tahun 1950.

Margaret Hilda Thatcher, Baroness Thatcher, LG, OM, PC, FRS, née Roberts (13 Oktober 1925 - 8 April 2013), adalah seorang politikus Britania Raya, Perdana Menteri Britania Raya dengan masa jabatan terlama sepanjang abad ke-20 (1979–1990), dan satu-satunya wanita yang pernah menduduki jabatan tersebut. Seorang jurnalis Soviet menjulukinya "Wanita Besi" (Iron Lady), istilah yang kemudian dikait-kaitkan dengan politik dan gaya kepemimpinannya. Selaku Perdana Menteri, ia menerapkan kebijakan-kebijakan Konservatif yang kelak disebut sebagai Thatcherisme.

Mengawali karier sebagai kimiawan riset sebelum menjadi barrister, Thatcher terpilih menjadi Anggota Parlemen (MP) untuk wilayah Finchley pada tahun 1959. Edward Heath menunjuknya sebagai Menteri Negara untuk Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan pada tahun 1970. Tahun 1975, Thatcher mengalahkan Heath pada pemilihan ketua Partai Konservatif dan menjadi Ketua Oposisi, sekaligus wanita pertama yang memimpin partai politik besar di Britania Raya. Ia menjadi Perdana Menteri setelah memenangkan pemilu 1979.


Setelah resmi menetap di 10 Downing Street, Thatcher memperkenalkan serangkaian inisiatif politik dan ekonomi untuk membalikkan apa yang ia anggap sebagai kejatuhan nasional Britania Raya.  Filosofi politik dan kebijakan ekonominya menekankan deregulasi (terutama di sektor keuangan), pasar buruh yang fleksibel, swastanisasi BUMN, dan mengurangi kekuasaan dan pengaruh serikat dagang. Popularitas Thatcher selama tahun-tahun pertama masa jabatannya menurun karena resesi dan tingkat pengangguran yang tinggi Perbaikan ekonomi dan Perang Falklands 1982 membuat dukungan terhadap Thatcher melesat, sehingga ia terpilih lagi tahun 1983.


Thatcher terpilih kembali untuk ketiga kalinya pada tahun 1987, tetapi Community Charge-nya (biasa disebut "pajak pemungutan suara") sangat tidak populer dan pandangannya terhadap Komunitas Eropa tidak diungkapkan kepada Kabinetnya. Ia mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri dan ketua partai pada November 1990, setelah Michael Heseltine menantang kepemimpinannya. Thatcher memegang gelar bangsawan seumur hidup sebagai Baroness Thatcher dari Kesteven di County Lincolnshire. Gelar ini memberinya tempat di Majelis Tinggi.

Sumber : 
1. Margaret Thatcher
Share this article :

No comments:

Post a Comment

 
Support : All You Like | Renungan Hari Ini | Mas Template
Copyright © 2011. Chaonechoan Blog - Cerita, Sejarah dan Legenda - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger