Home » , , , , » Para Pemimpin Sonder dari Abad 19

Para Pemimpin Sonder dari Abad 19

Written By Rivo Kumaseh on Thursday, April 4, 2013 | 2:59 AM

Pada Tahun 1874 menjadi salah satu distrik besar Minahasa, sebab ada bagiannya di sebelah Ranoiapo. Ibukotanya Sonder ada gudang kopi, sekolah yang dipakai untuk gereja, kediaman pendeta, mayoor dan pakhuismeester. Terdiri beberapa kampung: Kauneran (728), Sendangan (684), Talikuran (641), Tounelet (631), dan Kolongan Atas (848). Seluruh ibukota 3.532 orang. 

Negeri lain: Kiawa (1.067), Leilem (779), Tincep (337), Timbukar (157), Tangkunei (181), Suluun (579), Pinapalangkow (368), Kapoya (405), Lelema (167), Popontolen (214), Tinundek atau Tumpaan-matani (197), dan Tumpaan (308). Lalu Munte (130). Di seluruh negeri ini ada sekolah. Berikut: Sinengkeyan (85), Sulu (115). Di sebelah Ranoiapo: Tenga (403) dengan sekolah, Paku (390) dengan sekolah, dan Pakuweru (376). Seluruh Distrik Sonder 9.842 orang. 
Sonder. *)
 Tahun 1920 Distrik Sonder dihapuskan, digabung ke Distrik Kawangkoan.

  • Hukum Mayoor Keintjem, (1650-1700). Disebut memerintah bersama Palar, Mangowal dan Topurendeng.
  • Mokalu. Ada hadis sebagai Kepala Balak Sonder pertama setelah pisah dari Kawangkoan dan digantikan Pesik tahun 1703.
  • Lumanauw, (1700-1750). Versi menyebut ia langsung mengganti Keintjem.
  • Sumolang, (1776-1789).
  • Pinontoan, (1789-1793).
  • Walewangko, (1793-1809). Dengan Kumarua (Hukum Kedua) adiknya Palar Tambuwun. Pemimpin lain di tahun 1808 disebut Mokalu (Hukum di Kolongan Atas), Masinambouw, Tumbol dan Lumempouw.
  • Palar Tambuwun, (1809-1824), Dengan Hukum Kedua Keintjem lalu diganti cucu Walewangko yakni Tololiu H.W.Dotulong 1815.
  • Mayoor Tololiu Hermanus Willem Dotulong, (12 Juni 1824-1861).

Gubjen A.C.de Graeff berziarah di kubur Tololiu Dotulong. *)

  • Mayoor Albertus Bernadus ‘Manopo’ Waworuntu, (1861-1887). Dengan Hukum Kedua anak Tololiu, yakni Willem Hermanus Dotulong sejak 6 September  1864, lalu diganti anaknya Albert L.Waworuntu.
  • Mayoor Albert ‘Bert’ Lasut Waworuntu, (1887-1896). Dengan Hukum Kedua (wakil) adiknya Pius Waworuntu.
  • Exaverius ‘Pius’ Walewangko Jacob Waworuntu, (1896-1910). Dengan Hukum Kedua Herman Carl Wajong.
  • Mayoor Frederik Hendrik Dotulong, (1910-1911). Dengan Hukum Kedua Jan S.Lumanauw.
  • Gerrit J.Tambajong, (1911-1921).
Share this article :

No comments:

Post a Comment

 
Support : All You Like | Renungan Hari Ini | Mas Template
Copyright © 2011. Chaonechoan Blog - Cerita, Sejarah dan Legenda - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger