Home » , , » Dukuh Legetang, Desa Yang Terkubur dalam Semalam

Dukuh Legetang, Desa Yang Terkubur dalam Semalam

Written By Rivo Kumaseh on Tuesday, August 13, 2013 | 5:59 AM


Dukuh Legetang, Desa Yang Terkubur dalam Semalam - Sobat Chaonechoan mungkin sudah perna mendengar tentang Kisah Nabi Lot atau Kisah Kota Sodom, Karena kelakuan masyarakat Sodom yang penuh dosa maka murka Tuhan menghancurkan kota itu. Dengan api dan bebatuan panas dari perut bumi, kota itu luluh lantah dan terkubur selama ratusan bahkan ribuan tahun mungkin. Penelitian pun membuktikan bahwa ada energi panas yang luar biasa yang menghancurkan kota itu. Bahkan, kekuatan panasnya disetarakan dengan kekuatan bom atom. Secara teknologi dan pengetahuan, pada masa itu belum memungkinkan untuk membuat bom atom.





Dukuh Legetang, sebuah daerah di lembah pegunungan Dieng, sekitar 2 km ke utara dari kompleks pariwisata Dieng Kabupaten Banjarnegara juga punya cerita. Berdiri di daerah Legetang, sebuah tugu peringatan kejadian yang terjadi pada tahun 1955. Pada masa itu, penduduk Legetang adalah para petani sukses dan kaya. Kemakmuran duniawi inilah yang membutakan para penduduk di sana.Bukannya bersyukur, mereka justru menjadi pendosa, pezina, dan penjudi. Berhubungan intim dengan ibu sendiri adalah hal biasa di sana pada masa itu.


Alkisah pada suatu malam turun hujan yang lebat dan masyarakat Legetang sedang tenggelam dalam kemaksiatan. Tengah malam hujan reda. Tiba-tiba terdengar suara “buum”, seperti suara benda yang teramat berat berjatuhan. Pagi harinya masyarakat disekitar dukuh Legetang yang penasaran dengan suara yang amat keras itu menyaksikan bahwa Gunung Pengamun-amun sudah terbelah (bahasa jawanya: tompal), dan belahannya itu ditimbunkan ke dukuh Legetang. Dukuh Legetang yang tadinya berupa lembah itu bukan hanya rata dengan tanah, tetapi menjadi sebuah gundukan tanah baru menyerupai bukit.

Seluruh penduduknya mati. Gegerlah kawasan dieng. Seandainya gunung Pengamun-amun sekedar longsor, maka longsoran itu hanya akan menimpa dibawahnya. Akan tetapi kejadian ini bukan longsornya gunung. Antara dukuh Legetang dan gunung Pengamun-amun terdapat sungai dan jurang, yang sampai sekarang masih ada. Jadi kesimpulannya, potongan gunung itu terangkat dan jatuh menimpa dukuh Legetang.

Kisah yang serupa dengan kota Sodom dan Gomorrah. Semoga keselamatan senantiasa menyertai kita di dunia.

Share this article :

No comments:

Post a Comment

 
Support : All You Like | Renungan Hari Ini | Mas Template
Copyright © 2011. Chaonechoan Blog - Cerita, Sejarah dan Legenda - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger