Home » , » Ski Lot, Main Ski ala Nelayan Pasuruan

Ski Lot, Main Ski ala Nelayan Pasuruan

Written By Rivo Kumaseh on Monday, August 12, 2013 | 7:02 AM


Ski Lot, Main Ski ala Nelayan Pasuruan - Indonesia selain kaya akan objek wisatanya, juga kaya akan tradisi masyarakatnya. Tak dipungkiri, hampir sebagian besar wilayah nusantara mempunyai tradisi yang berbeda-beda. Dan tak jarang pula dari sekian banyak tradisi yang ada terdapat tradisi yang cukup unik, salah satunya adalah Tradisi Ski Lot.

Kalau biasanya ski itu identik dengan es, tapi tidak bagi penduduk Desa Pantai Lekok, Pasuruan, Jawa Timur. Pasalnya, di sana ski malah identik dengan lumpur pun dimainkan di atas lumpur. Tradisi ini sudah merupakan atraksi tahunan yang biasa digelar setiap tahunnya bertepatan dengan hari raya Ketupat atau beberapa hari setelah Idul Fitri.

Tradisi Turun Temurun Para Nelayan
Tradisi Ski Lot sudah dilakukan secara turun temurun oleh para para nelayan. Tradisi ini awalnya dari rutinitas para nelayan mencari kerang dan rajungan di laut dengan menggunakan papan. Namun dalam perkembangannya apa yang dilakukan oleh para nelayan ini akhirnya menjadi semacam tradisi setiap tahunnya dan dapat disaksikan oleh para pengujung yang duduk di pinggiran arena ski.


Nama ski sendiri seperti yang kita ketahui artinya adalah berselancar, sedangkan Lot adalah kata yang diambil dari bahasa Madura “Celot” atau lumpur maka jadilah perpaduan keduanya menjadi Ski Lot. Ski Lot dilakukan di atas lumpur tambak yang dikosongkan, para pesertanya biasanya adalah pria dewasa namun tak jarang pula wanita dan anak-anak juga turut serta.

Peralatan ski lot ini terdiri atas papan luncur yang panjangnya 1.5 meter dan lebarnya 0,5 meter. Papan luncur ini sedianya merupakan alat untuk mencari kerang bagi warga pesisir pantai namaun telah modifikasi sedemikian rupa oleh para peserta. 

Perlu Keahlian Khusus
Meski kelihatannya sangat sederhana, namun tak semudah yang dibayangkan. Untuk ber-ski perlu keahlian khusus dalam mengolah keseimbangan tubuh. Hal ini penting agar papa luncur dapat melaju sampai garis finish. Ski Lot dikendarai dengan posisi tubuh merendah, dan dua tangah memegang kendali. Lutut salah satu kaki menjadi tumpuan, sementara kaki yang lain berfungsi sebagai dayung dengan menendang lumpur.

Dalam posisi itu kemampuan tubuh untuk mengolah napas sangat diperlukan. Faktor kekuatan napas sangat penting untuk pengendara skilot, kalau tidak kuat napasnya kekelahan akan melanda dalam beberapa meter. Arena khusus Ski Lot berbentuk tapal kuda dengan panjang lintasan sejauh 100 meter. Di bagian tengah, dibuat tanggul yang digunakan untuk berkumpulnya atlet skilot. Dasar lintasan dipenuhi oleh lumpur dan air. Bila ada pertandingan khusus, lintasan itu diberi pembatas dari tali dengan rumbai-rumbai dari kertas warna-warni mencolok. Masyarakat yang menyaksikan pertunjukan itu berjajar di pinggir lintasan.

Sebagai pertandingan tradisional, Ski Lot ini tidak memiliki peraturan yang mengikat. Alat ski-nya disediakan oleh panitia perlombaan. Untuk memilih jalur pun, panitia melakukan undian dengan cara hopimpa dan suit. Peserta yang sudah menempati posisi start sudah berada di atas papan. Ketika aba-aba hitungan mudur tanda lomba dimulai dilakukan, dengan sekuat tenaga peserta Ski Lot mulai mendayung dengan salah satu kaki.


Dalam ski lot ini para peserta harus menangkap kepiting, ikan lele dan belut dengan berselancar di atas lumpur. Siapa yang tercepat akan keluar menjadi juara dan diberikan hadiahnya yang cukup menarik biasanya, yaitu peralatan elektronik dan julukan nelayan cekatan dan cakap saat bekerja.

Tak ketinggalan, selain lomba luncur, kegiatan ski lot juga dimeriahkan dengan adanya pasar murah, attraksi organ tunggal dan pesta rakyat. Ski lot menjadi kegiatan yang ditunggu-tunggu bagi masyarakat sekitar karena menjadi ajang silaturahmi antar warganya.

Share this article :

No comments:

Post a Comment

 
Support : All You Like | Renungan Hari Ini | Mas Template
Copyright © 2011. Chaonechoan Blog - Cerita, Sejarah dan Legenda - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger