Home » , , » Suku Bermata Biru dari Aceh

Suku Bermata Biru dari Aceh

Written By Rivo Kumaseh on Tuesday, August 27, 2013 | 7:09 AM


Daya Kuala Daya adalah sebuah pemukiman yang menaungi 6 kampong pada masa jayanya sebuah kerajaan Meureuhon Daya disitulah Sentral pusat pengontrol pusat kerajaan , dan Lamno jaya adalah ibukota Kecamatan Jaya yang terletak di lembah gunung geurutee pesisir barat Aceh Jaya Daerah Nanggroe Aceh Darussalam. 

Daerah yang memiliki tujuh pemukiman yang dipecah ke dalam 48 Kampong. Sebagaimana masyarakat Aceh lainnya, Mayoritas penduduk Lamno memeluk agama Islam. daerah Lamno memiliki suatu keistimewaan yang tidak dimiliki oleh daerah lain. 

Daerah tersebut juga terdapat sebuah suku ekslusif (Sebagian keturunan Eropa tersebut menutup diri yang tidak berkimpoi campur dengan penduduk lokal) bernama “suku mata biru” namun jumlahnya relativif sangat sedikit. Bahkan banyak pemuda dari dalam dan luar Aceh terkadang sengaja mencari jodoh kepesisir Barat, siapa tahu mendapatkan “Dara Portugis” tersebut. 

Sedangkan menurut cerita penduduk lokal, kaum keturunan Eropa tersebut adalah rombongan keturunan dari umat Muslim yang melarikan diri dari Renquista dari Ratu Isabella dan Ferdinand dari Castilla/Arragorn (Spanyol sekarang) hingga keujung dunia ketika Andalusia ditaklukkan oleh pasukan Salib.

Bila berkunjung kedaerah Kuala Daya dan Lambeusoi tersebut pasti kita akan menjumpai banyak penduduknya yang berkulit putih serta bermata biru seperti bangsa Eropa. Yang telah menjalin hubungan dagang Sejak masa itu, proses perdagangan antara bangsa Eropa dan Aceh yang sering berkunjung ke Kuala Daya untuk melakukan perdagangan pada era Pra Po Teumeureuhom dengan masyarakat setempat terus berlangsung dalam sejarahnya, dalam perjalanan simata biru banyak yang sudah berpindah alamat kedaerah lain karna sudah menikah dengan Pria diberbagai daerah lain yang ada di Aceh Mereuhom Daya merupakan sebuah kota dagang yang amat maju pada abad ke 16 banyak memproduksi rempah-rempah dan hasil alam lainya sehingga pedagang dari luar negeri seperti dari Arab , Hindia , China dan Eropa sangat tertarik melakukan pedagangannya di pelabuhan yang sangat megah waktu itu . 

Sebelum terjadinya Bencana Alam pada 26 Desember 2004 banyak peneliti dari luar Negeri datang ke Kuala Daya untuk memaikan dan melihat langsung si biru mata Ketika terjadi gempa dan tsunami di Aceh tanggal 26 Desember 2004, sebagian daerah Lamno mengalami kehancuran. sangat Parah adalah Kuala Daya 60%Penduduk Meninggal pada Saat Bencana itu dimana keturunan Portugis bertempat tinggal. Walaupun demikian, sebagian di antara mereka juga ada yang selamat.

Sumber :  http://www.serupedia.com/
Share this article :

No comments:

Post a Comment

 
Support : All You Like | Renungan Hari Ini | Mas Template
Copyright © 2011. Chaonechoan Blog - Cerita, Sejarah dan Legenda - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger