Home » , » Aroma Parfum Ternyata Lebih Berbahaya dari Asap Rokok

Aroma Parfum Ternyata Lebih Berbahaya dari Asap Rokok

Written By Rivo Kumaseh on Saturday, October 5, 2013 | 10:15 AM

Aroma Parfum Ternyata Lebih Berbahaya dari Asap RokokSiapa yang gak pake parfum, rata2 orang pake parfum ya gak sih? mungkin hanya sebagian sedikit yang tidak, kalau rokok mungkin masi se imbang antara pemakai dan tidak.


Seperti yg kita ketahui, dan mungkin banyak dari kita semua menyukai aroma parfum yg biasanya untuk menyegarkan wangi dari pakaian yg kita gunakan, ternyata aroma dari parfum itu berbahaya! Terdapat 500 lebih bahan kimia yg bisa meracuni tubuh mnjadi bahan dasar parfum. 

Saat ini, sejumlah kantor, klub kesehatan, studio yoga, dan tempat umum dibuat peraturan harus bebas wewangian. Tdk hny asap rokok, trnyata tempat2 ini juga melarang orang yg masuk memakai parfum dan wewangian lainnya. Pasalnya, dari hasil penelitian, parfum pun dpt mnciptakan polusi udara, atau populer dkenal sbgi ‘polusi parfum’!! 

Dari hasil penelitian tersebut, tidak sdikit orang yg menderita asma, gangguan pernapasan lainnya, penyakit lingkungan, atau kelelahan berlebihan disebabkan terpapar wewangian parfum yg bertahan di udara meski telah lama disemprotkan. 



Riset menurut ahli gizi holistik dan naturopati, Michelle Schoffro Cook: 
mengatakan terdapat 500 lebih bahan kimia berbahaya yg menjadi bahan dasar pembuatan wewangian di parfum. Kebanyakan berasal dari bahan kimia sintetis yg diperoleh dari bahan petrokimia, dan telah terbukti mengandung neurotoxin (racun yg bs merusak pembuluh darah atau syaraf otak). Dan, trdapat juga kandungan karsinogen (bahan yg dianggap sebagai penyebab kanker). 

Penelitian ini amat mengejutkan. Bagaimana tidak? Hampir semua wanita, bahkan pria mengenakan parfum. Siapa sangka, banyak bahan kimia yg terkandung dalam parfum atau wewangian lain yg tak kalah berbahaya dibandingkan bahaya asap rokok. 

Jika Anda bisa mencium aroma parfum, itu karena bahan molekul sintesis yg beracun dari parfum masuk lewat saluran pernapasan, yg langsung memberikan jalan menuju otak. Yg juga berbahaya, meskipun tidak mencium aromanya, Anda tetap menghirup bahan kimia dari paparan parfum. 

Karena itu, otak atau organ tubuh paling vital ini bisa terganggu akibat aroma parfum ini. Sebenarnya, otak dilindungi oleh mekanisme yang tak bisa ditembus zat berbahaya. Sayangnya, hal ini tidak sepenuhnya bisa melindungi otak. Penelitian baru2 ini menunjukkan system ini dapat membiarkan sejumlah racun lingkungan, termasuk yang terkandung dalam parfum yg dapat masuk ke otak. 

Dan, jika sudah masuk ke dalam otak, beberapa racun baru bisa dihilangkan dalam waktu lama dan dengan pengobatan intensif. Kerusakan otak bisa berupa peradangan dan munculnya plak otak. Keduanya merupakan gangguan paling berbahaya pada otak. 

Beberapa bahan kimia yang biasa terkandung dalam parfum: 
ethanol, benzaldehyde, benzyl acetate, a-pinene, acetone, benzyl alcohol, ethyl acetate, linalool, a-terpinene, methylene chloride, aterpineol, camphor, dan limonene. Memang, sebagian dari bahan ini memang tidak berbahaya bagi tubuh. Tapi, sebagian lagi bisa menyebabkan otot tubuh tegang, lebih mudah marah, asma, sakit persendian, kelelahan, tenggorokan gatal, sakit kepala, batuk, dan iritasi kulit. 



Setidaknya, untuk menyeimbangkan racun yg masuk ke dalam tubuh, sebaiknya Anda lindungi tubuh dengan asupan makanan yg mengandung antioksidan tinggi, seperti buah-buahan dan sayuran.

Semoga mencerahkan..
Share this article :

1 comment:

 
Support : All You Like | Renungan Hari Ini | Mas Template
Copyright © 2011. Chaonechoan Blog - Cerita, Sejarah dan Legenda - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger